Berbincang dengan Tuhan

Mayoritas manusia di dunia ini mengalokasikan banyak sekali waktunya untuk mencari sebuah entitas yang bernama Tuhan. Jadi, sebenarnya siapakah Tuhan itu? atau apakah Tuhan itu?

Kalau berdasarkan perbincangan yang beredar disekitar gw selama ini, Tuhan itu adalah suatu entitas yang mengatur segala hal di dunia ini. Tetapi, kalau pengertian Tuhan seperti itu, maka Tuhan yang ada sekarang ini sangat lah kejam, karena masih banyak sekali hal – hal buruk terjadi di dunia ini.

Dalam perjalanan hidup gw selama 27 tahun di dunia ini, sudah terjadi beberapa phase perubahan spiritualitas pada diri gw.

Phase yang pertama adalah gw mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tua gw. Agama orang tua gw adalah Budha, namun realitas nya dalam menjalani kehidupan spiritual, orang tua gw tidak terbatas dalam agama Budha. Terkadang bercampur antara beberapa aspek seperti agama Budha, kebudayaan Tiong Hoa, kejawen, agama Islam. dan sebagainya.

Phase ini menjadi dasar kehidupan spiritualitas gw sampai saat ini. Walaupun, terdengar sangat berantakan tetapi apa yang dilakukan orang tua gw tidak ada yang salah. Lo akan mengerti setelah lo membaca blog post gw kali ini sampai habis.

Phase yang kedua adalah gw mengikuti apa yang diajarkan oleh sekolah gw. Dari TK sampai SMA gw masuk ke sekolah yang memiliki agama Katolik sebagai dasar nya. Oleh karena itu, gw lebih tahu tentang agama Katolik dibandingkan dengan agama yang tertera di KTP gw.

Pada phase ini gw belajar banyak tentang sebuah agama. Terutama tentang pemimpin agama yang ada di dunia ini merupakan manusia juga, tidak luput dari kesalahan dan masih memiliki sifat dasar manusia.

Phase berikut nya adalah gw memilih untuk menjadi ateis. Gw tidak mengikuti agama manapun dan gw tidak percaya dengan yang namanya Tuhan.

Pada phase ini gw seakan melakukan perang dengan Tuhan. Setiap kali gw mengunjungi tempat ibadah dan mengikuti kebaktian, entah itu gereja, wihara, ataupun masjid. Pasti gw akan tertawa setiap kali si pemberi khotbah mulai berbicara tentang Tuhan.

Namun, pada phase ini seperti ada yang kurang dalam kehidupan gw. Maklum, sifat dasar manusia yang masih membutuhkan sebuah panduan untuk melaksanakan hidupnya. Gw mulai mencari – cari apa yang bisa menjadi panduan dalam hidup gw, mulai dari melakukan meditasi, membaca semua norma – norma yang ada di dunia, dan sebagai nya.

Setelah itu memasuki phase yang terakhir dimana akhirnya gw kembali menemukan “Tuhan”. Kenapa “Tuhan”? Karena yang gw temukan tidak seperti Tuhan pada umumnya. Jika diberikan label maka kondisi spiritual gw saat ini gw berikan nama “Agnostik”.

Gw percaya kalau suatu entitas yang lebih besar di dunia ini itu ada. Tetapi, entitas tersebut tidak mengawang – ngawang dan tidak dapat tersentuh atau diraih. Entitas yang gw sebut Tuhan itu ada di dalam diri kita masing – masing. Seperti yang diajarkan oleh Syekh Siti Jennar, yaitu “Manunggaling Kawula Gusti”.

Patokan spiritual yang gw gunakan saat ini lebih kepada apa yang gw lakukan ke orang lain jika dikembalikan ke gw apakah gw mau? Contoh : Jika gw menjahati orang lain, apakah gw mau dijahati orang lain? Patokan yang sangat sempurna buat gw, tidak dibatasi agama, budaya, norma – norma. Tetapi lebih kepada hati nurani.

Patokan ini juga menghilangkan sifat antagonis dari Tuhan, jika kita mengikuti pengertian yang banyak beredar. Pada dasarnya Tuhan itu tidak pernah jahat. Tuhan memberikan pilihan dan tidak menentukan pilihan.

Jadi, pada bagian mana gw berbincang dengan Tuhan? Perbicangan tersebut tidak gw tuliskan pada blog post gw kali ini. Karena banyak bagian – bagian yang tidak akan kalian mengerti walaupun gw tuliskan dengan detail. Perjalanan spiritualitas setiap orang akan berbeda.

Advertisements

The Lost of Heritage

Banyak banget budaya yang hilang dari permukaan bumi ini. Hilang tidak berbekas. Tidak ada yang menjaga dan melestarikannya. Justru, kebudayaan tersebut harus dipelajari lagi dari awal.

Yang paling disayangkan adalah hilangnya resep keluarga gw. Resep makanan sederhana yang menemani gw tumbuh besar. Bukan resep yang mewah dan kompleks seperti yang ada di restoran. Tetapi resep asli dari daratan Cina yang biasa disajikan di setiap keluarga, seperti ayam rebus, babi kecap, babi panggang.

Pada saat itu gw sudah mencoba meminta untuk diajarkan oleh nenek gw. Tetapi, sampai beliau meninggal resep tersebut tidak diajarkan. Beliau lebih memilih memasakkan untuk cucunya dan memanjakannya. Orang yang berhasil meminta nenek gw untuk mengajarkan resep tersebut telah sukses merubah total rasanya. Sangat disayangkan sebenarnya.

Dalam pencarian untuk menemukan cita rasa yang hilang tersebut. Gw berhasil menemukannya di negeri Cina. Betapa senang sekali gw menikmati setiap gigitan dan rasa yang masuk ke mulut gw saat itu. Baru setelahnya gw menemukan kembali rasa tersebut di daerah Jakarta Pusat.

Dan gw kembali dibawa bernostalgia ketika gw menemukan restoran yang bisa menyajikan masakan dengan rasa yang hampir mirip dengan masakan nenek gw itu di Sukabumi. Bukan hanya rasa, tetapi bau khas yang selalu ada ketika gw bermain kerumah nenek gw pun hadir di restoran itu. Gw hanya bisa menggambarkan bau tersebut sebagai bau “rumah”.

Jika saja resep yang hilang tersebut berhasil gw pelajari, sekarang pasti gw sudah membuka restoran atau kedai dengan resep – resep tersebut. Karena sekarang ini orang lebih mencari rasa yang rumahan yang sederhana. Mereka sudah bosan si bombardir makanan dan rasa yang terlalu kompleks. Mereka ingin merasakan “rumah” yang sudah lama hilang.

My Addiction

Belum lama ini gw menemukan satu lagi bagian tubuh wanita yang sangat sensual jika diabadikan oleh kamera. Sebenarnya, dilihat secara kasat matapun tidak mengurangi keindahan bagian tubuh wanita tersebut.

Nigra Linea merupakan nama dari bagian tubuh wanita tersebut yang berasal bahasa latin. Gw ga tahu nama dalam bahasa Indonesia-nya, tapi penjelasannya sangat sederhana. Nigra Linea merupakan garis hitam halus yang berasal dari bawah pusar menuju ke miss V. Lebih mudah dilihat pada wanita hamil, karena garis ini cenderung lebih tebal pada saat masa kehamilan. Wanita tidak hamil pun bisa memiliki garis ini, namun hanya pada beberapa wanita yang kasat mata.

Garis halus tersebut seakan menggoda dan mengundang bagi siapa saja yang melihatnya untuk menelusuri garis tersebut dari ujung ke ujung. Tidak terlalu tampak tetapi tetap kasat mata, malu – malu namun begitu nyata penuh dengan perasaan ingin.

Seperti garis pada peta, Nigra Linea juga memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai penunjuk jalan bagi mereka yang tersesat. Bagi mereka yang kehilangan arah dan tidak tahu kemana mata harus melihat keindahan tubuh seorang wanita. Garis fokus bagi mereka yang terdistraksi.

Menyusuri garis tersebut seakan menjadi petualangan menuju daerah tidak terjamah, penuh dengan perasaan penasaran bercampur debar – debar jantung karena tidak sabar mencapai tujuan. Singkat namun memberikan sensasi abadi.

Yang pertama kali membuat gw sadar ada nya garis ini adalah seorang model. Tidak lama sebenarnya waktu gw bersama dia, tidak lebih dari satu minggu. Namun, meninggalkan bekas yang mendalam. Dimalam itu gw menyusuri keindahan nigra Linea miliknya. Tidak sampai tujuan memang. Karena adanya perasaan sayang. Menurut gw, sesuatu yang indah tidak boleh terlalu cepat kita habiskan. Nikmati perlahan, Nikmati setiap inci yang memberikan sensasi bahwa surga dunia itu benar benar ada. Bukan hanya sebagai pemuas nafsu yang nantinya hanya akan menjadi rutinitas yang menjemukan.

Ingin rasanya gw memberikan contoh.. Tapi, lebih baik kalian mencari sendiri garis tersebut. Biar kalian merasakan dan memahami arti sesungguhnya menemukan keindahan yang benar benar indah.

Essences of my photography

Pertanyaan paling mendasar dari hobby gw di dalam photography adalah esensi apakah yang ingin gw cari?

Karena photo yang diambil tanpa esensi di dalam nya hanya akan menjadi sebuah gambar yang tidak memiliki makna. Oleh karena itu pertanyaan itulah yang selalu ada di kepala gw setiap gw mengambil gambar. Gw mau gambar yang gw ambil mampu menyalurkan esensi yang ingin gw ungkapkan. Sehingga orang yang melihat gambar tersebut dapat merasakan dan memahami esensi nya secara langsung.

Esensi gambar yang gw ambil, banyak terinspirasi oleh photographer asal Amerika bernama Tony Yang. Setiap photo yang gw abadikan diharapkan dapat menampilkan interaksi antara orang yang sedang berpacaran. Objek utama dari photo yang gw ambil selalu wanita. Wanita tersebut gw arahkan dan posisikan sebagai wanita yang sedang berinteraksi dengan pacarnya sendiri.

Mereka memiliki cara nya masing – masing untuk berinteraksi dengan pacarnya. Tapi,  untuk mengabadikan momen tersebut sangatlah sulit, karena sebagai photographer gw harus dapat menciptakan suasana yang diberikan oleh sang pacar wanita tersebut. Perasaan yang muncul pada saat berpacaran harus dapat gw hadirkan dalam sesi pemotretan. Soalnya adalah hal tersebut kembali ke masing – masing orang. Kadang – Kadang hal itu dapat ada dan kadang – kadang tidak.

Oleh karena itu gw masih terus menyempurnakan esensi dari photo hasil karya gw. Dimana pada setiap photo gw harapkan dapat menimbulkan perasaan intim yang membuat orang ingin mencari dan merasakannya.

Tiga Model

Gw bingung banget mau ngasih judul apa untuk blogpost ini, karena dari beberapa judul yang gw pikirkan sebelumnya seperti judul cerita panas yang banyak beredar di internet. Akhirnya gw memutuskan untuk menggunakan judul yang sederhana, yaitu judul yang gw pake sekarang.

Salah satu hobby gw adalah photography dan gw mengkhususkan photography gw di potrait, model, nude, dan boudoir. Oleh karena itu gw sangat mudah sekali berkenalan dan berteman dengan model – model yang pernah gw photo sebelumnya.

Kali ini gw berkesempatan untuk ikut photoshot seorang model lokal berdarah campuran kalimantan dan chinese. Dan yang unik kali ini adalah model itu membawa adik dan temannya yang bisa dikatakan juga berprofesi sebagai model. Intinya pada hari itu pemotretan berjalan lancar. Nah pas sesi photo gw berasa kurang nyaman dengan si model ini, susah banget buat dapet momen dan ekspresi yang tepat. Waktu itu emang bukan gw photographer dominannya.

Setelah ngobrol – ngobrol dengan si model, ternyata mereka nge kost di tempat yang ngga jauh dari rumah gw. Pada saat sesi berakhir gw menawarkan untuk mengatar mereka balik. Mereka hemat ongkos taksi dan gw jadi ada temen di kemacetan Jakarta.

Selama perjalanan gw lebih banyak mendengarkan mereka bercerita dan mengobrol, walaupun sesekali gw menanggapi dan melempar pertanyaan random. Selama perjalanan gw dapat menarik kesimpulan mereka suka sekali dengan dunia malam. Dan dunia malam mereka cukupn ekstrem. Dan mereka sangat aktif berhubungan dengan lawan jenis dan lebih berkesan matre dan nafsuan. Dan pada akhirnya gw sampe ke kost mereka, numpang ke toilet dan gw langsung cabut pulang.

Karena gw masih penasaran maka gw coba ajak ketiganya untuk jalan bareng gw. Akhirnya dua diantaranya mau gw ajak ke salah satu bar di Jakarta untuk menikmati malam sambil ngobrol – ngobrol. Dan yang satu lagi mau gw ajak jalan juga cuma beda hari.

Intinya pada hari h gw mengajak beberapa temen – temen gw untuk ketemu dua model tersebut. Dan gw bilang ke temen – temen gw tersebut untuk langsung ketemu di barnya aja. Dan gw pergi menjemput kedua model tersebut. Pada saat gw tiba di kosan mereka, ternyata gw mendapat kejutan yaitu ada satu orang wanita lagi yang akan ikut. Nah, karena yang satu orang lagi belom sampe. Gw harus nunggu bersama kedua model itu di dalam kamar mereka dengan kondisi pakaian mereka cukup minim. (Walaupun gw udah sering melihat model dan berinteraksi dengan mereka dalam keadaan full naked, instig sebagai laki – laki tidak semudah itu untuk di kontrol) Akhirnya gw duduk di kasur mereka sambil nonton Avengers di Fox Movie Premium, sedangkan model yang gw photo waktu itu tidur belakang gw sambil main hp dan yan satu lagi sedang mempercantik diri.

Setelah filmnya habis orang yan ditunggu tunggu belom juga dateng. Jadilah gw tidur – tiduran di kasur mereka sambil ngantuk – ngantuk. Bayangkan gw dan 2 orang model berpakaian minim di kamar dalam kondisi bosan. Kalau gw sebagai pria biasa yang tidak dapat mengontrol dirinya pasti sudah terjadi hal – hal yan diinginkan.

Setelah orang yang ditunggu dateng gw langsung cabut menuju bar yang sudah disepakati sebelumnya. Inti dari percakapan di bar kali itu ngga banyak. Suasananya juga ga terlalu menyenangkan. Dan gw keluar uang banyak buat bayarin model – model itu ditambah temen – temen gw.

Yang gw sadari adalah gw suka banget dengan belahan dada wanita. Apalagi kalau ditambah dengan tatto sebagai pelengkap. Kepribadian si model berdarah campuran ini cukup menyenangkan.

Lusa setelah kejadian bar tersebut, gw berkesempatan untuk mengajak jalan model ke tiga. Kali ini, hanya sekedar makan malam saja. Gw tetep jemput model ke tiga ini di kost mereka, dan langsung mengarahkan mobil gw ke sebuah seafood tenda di daerah fatmawati. Kali ini gw ngobrol lumayan menyenangkan.

Model yang gw ajak jalan kali ini memiliki tubuh yang kecil dengan kulit putih. Oriental dengan tampang lugu. Dan yang membuat dirinya menarik adalah sekali lagi belahan dadanya.

Model – model ini menghilang begitu saja kabarnya. Seperti habis manis sepah di buang. Tapi peribahasa itu benar adanya. Masa manisnya udah abis sepahnya mau tetep disedot sedot?

Satu hal yang gw ga suka adalah jangan pernah ga membalas sms / bbm / line / wa / pesan singkat apapun dari gw. Situasi yang digambarkan di dalam lagunya Gotye – Somebody I Used to Know dengan sangat jelas dan nyata.

Gw udah mulai cape dan ga peduli sih dengan model – model ini. Tapi, dua diantara tiga model itu bbm gw lagi minta dijemput sekalian makan malem. Karena gw lagi pusing maka jalanlah gw. Kali ini gw ke tenda seafood di perempatan jalan fatmawati dengan membawa dua orang model.

Yang gw suka dari situasi ini adalah banyak orang yang memandang seakan ini dan tak mampu.

Sama seperti kejadian sebelumnya. Ga ada kabar. Okelah. Gw cape. Cukup gw nemenin mereka.

Tadi gw diajakin ke salah satu club di daerah kemang oleh salah satu model tersebut. Tapi gw tolak.

Gw ga mau cuma jadi orang yang dimanfaatkan.

Setiap interaksi itu harusnya berjalan secara mutualisme.

The Art of Pleasuring Her

Gw ga tau apakah gw sudah layak untuk menulis blogpost dengan tema seberat ini atau belum. Tapi, tema atau judul seperti ini menurut gw patut dan pantas dituliskan oleh siapapun yang ingin berbagi cerita atau memberikan bantuan kepada teman – teman yang masih memiliki pola pikir yang salah.

Pada dasarnya pemikiran yang yang dipegang dan dipercayai kebanyakan masyarakat adalah making love / ml / berhubungan badan merupakan kegiatan yang didorong oleh insting dan hawa nafsu saja. Sehingga pada akhirnya kegiatan tersebut hanya dilakukan untuk pemuas nafsu birahi saja. Melakukan hubungan seks seakan hanya menjadi objek saja. Sehingga terkesan murah dan tidak indah. Sudut pandang seperti inilah yang membuat hubungan seks ditabukan di masyarakat.

Sebenarnya kegiatan ini sangatlah indah penuh dengan misteri yang dapat di eksplorasi. Sehingga setiap daerah di seluruh belahan muka bumi ini memiliki kitab nya masing – masing yang menginterpretasikan hubungan seks secara berbeda namun satu tujuan, yaitu kenikmatan bagi pelaku – pekakunya. Bukan salah satu, tetapi semua pelakunya. Oleh karena itu dalam bahasa Inggris berhubungan seks disebut sebagai making love atau bercinta jika dibahasa Indonesiakan. Jika hanya sebagai alat maka cinta tidak dibutuhkan disana.

Kembali ke topik awal, bagaimana cara membuatnya puas? Banyak sekali detail informasi yang dapat kita pelajari dan kita terapkan. Namun, untuk mempermudah prakteknya maka ada beberapa aspek yang tidak perlu kita bahas. Seperti ukuran Mr. P atau Mrs.V karena kedua hal tersebut dengan mudah diselesaikan.

Jadi yang pertama kali perlu diperhatikan adalah suasana sekitar. Pastikan suasana ruangan sudah nyaman untuk melakukan kegiatan bercinta. Bangun suasana yang romantis dan tenang. Hal ini dapat dicapai dengan mengatur pencahayaan ruangan, bau ruangan, dan tambahkan musik yang dapat merangsang telinga. Lebih baik televisi dimatikan ketika akan bercinta.

Setelah itu pastikan suasana diri kita dan pasangan sudah siap untuk bercinta. Jangan sampai ada pikiran atau perasaan yang mengganggu ketika kita akan bercinta. Karena sebenarnya kegiatan ini memerlukan fokus yang cukup tinggi. Kita harus memperhatikan banyak hal dalam melaksanakannya. Selain itu, pastikan fisik anda dalam kondisi yang prima, kondisi fisik yang lelah dapat mempercepat orgasme anda.

Fokus tersebut dibutuhkan ketika kita benar benar akan melakukan hubungan seks. Mulailah dengan perlahan karena wanita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai puncak kenikmatannya. Foreplay menjadi sangat penting dalam poin ini. Pastikan foreplay dilakukan dengan waktu yang cukup. Foreplay tidak terbatas pada sentuhan fisik saja. Perlu di ingat kembali, wanita merasakan rangsangan lebih melalui perasaan.

Ketahui gaya bercinta yang disukain pasangan anda karena setiap wanita memiliki preferensinya masing – masing. Pada dasarnya memang ada gaya bercinta yang lebih merangsang untuk wanita seperti doggy style karena selain penetrasi yang dilakukan dapat lebih dalam, area rangsangan lebih besar, dan menempatkan pasangan pada posture atau posisi ysng tidak biasa mereka lakukan. Ekplorasilah gaya – gaya tersebut.

Jaga ritme dan tempo permainan agar tetap sesuai dengan pasangan kalian. Bercinta dilakukan oleh dua orang, oleh karena itu ubah tujuan bercinta kalian untuk memuaskan pasangan anda baru kemudia memuaskan diri sendiri. Jangan terburu – buru dan asal keras. Karena bercinta dengan kecepatan tinggi dan keras dapat berakibat fatal bagi anda dan pasangan anda. Perhatikan setiap gerak – gerik pasangan anda dan dengarkan deru nafasnya. Informasi tersebut akan memberitahu apa yang perlu kita lakukan setelahnya.

Vokal dalam bercinta akan menambah chemistri yang tercipta. Anda dapat mengetahui kondisi pasangan anda tanpa harus menjadi cenayang jika anda vokal selama bercinta. Tambahkan pujian atau kata – kata nakal untuk meningkatkan gairah bercinta.

Dan yang terakhir adalah jangan terlalu memusingkan teori – teori, termasuk tulisan ini selama bercinta. Karena bercinta merupakan insting dasar yang dimiliki oleh setiap manusia. Selain itu, dengan banyak berlatih semua teori – teori ini akan terjadi dengan sendirinya.

Kombinasi perasaan dan kelemahan

Entah apakah ini suatu kelebihan buat gw atau malah sesuatu yang membuat gw lemah. Gw merupakan manusia yang sangat perasa. Semua yang gw lakukan selalu berkaitan erat dengan apa yang gw rasakan pada saat itu. Padahal seharusnya cowo itu makhluk yang sangat rasional dan tidak terlalu menggunakan perasaannya. Tapi hal tersebut sepertinya ga berlaku buat gw. Mungkin, didepan gw terlihat seperti seseorang yang sangat dingin. Tapi itu sebenarnya cuma salah satu topeng yang selalu gw gunakan untuk bertahan di dunia ini.

Contoh yang membuat hal tersebut seakan membuat gw lemah adalah ketika gw terlanjur mempercayakan perasaan gw ke orang yang salah. Hati gw melakukan kesalahan fatal waktu itu. Ingat model yang pernah ngajak gw ke apartemennya? Yap, hati gw tertinggal disana. Yang lebih parahnya adalah tertinggal dan belum kembali. Seharusnya hubungan pada saat itu hanya one night stand yang memberikan kesenangan sesaat dengan memory yang tidak terlupakan.

Yang lebih parah adalah perasaan gw kembali menunjukkan kelemahannya ketika gw sering sekali harus berhubungan dengan model – model karena emang hobby gw adalah photography. Ketika, ada model yang mau dan enak diajak ngobrol dan jalan maka perasaan gw tergerak dan memunculkan rasa sayang.

Perasaan yan seharusnya tidak semudah itu muncul, menjadi seperti bsrang murahan yang diobral di pasar malam.

Disisi lain perasaan – perasaan gw itu dapat dan bisa membuat gw merasakan apa yang tidak bisa dirasakan orang lain. Gw dapat memposisikan diri gw melalui sudut pandang orang lain atau bahkan makhluk hidup lain.

Sekarang gw lagi sebel banget sama salah satu majalah pria dewasa lokal. Seharusnya model yang pernah menjadi cover girl dan hingga saat ini masih di eksploitasi kecantikannya tidak perlu harus jatuh ke titik terendah untuk menjual diri toh? Sayang hingga saat ini gw ga punya kemampuan ato kekuatan untuk mencegah hal tersebut.

Perasaan gw bahkan bisa sync dengan perasaan makhluk hidup lain seperti anjing. Belum lama ini gw pergi ke shelter anjing di deket rumah gw. Begitu ketemu dengan hewan – hewan itu perasaan yang muncul adalah kesedihan yang mendalam. Gw terpengaruh oleh mereka tanpa perlu mengetahui background atau cerita.

Blogpost kali ini emang absurd. Tapi itu lah fungsi blog buat gw. Untuk menceritakan apa yang gw rasakan agar kalian merasakan juga apa yang gw rasakan.

Weight loss programm

Hari ini adalah hari ke tiga gw mulai menurunkan berat badan lagi. Hal ini gw lakukan karena berbagai hal yang muncul dari masalah berat badan dan itu mulai membuat gw ga nyaman.

Rencana nya sebenernya sangat simple. Pertama adalah mengurangi kalori yang masuk dan mengganti pola makan dengan yang lebih sehat.

Kedua adalah olahraga setiap hari, cardio. Yang dibagi menjadi dua sesi pagi dan malam. Pagi hari dilakukan sesaat setelah bangun tidur, tanpa sarapan. Dan malam hari dilakukan sesaat sebelum tidur sebagai ritual menjelang tidur.

Yang sulit dari rencana ini adalah bagaimana tetap konsisten dalam menjalankannya. Hari ke 3 ini pinggang gw mulai berasa dan fungsi tubuh mulai menolak. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak terbiasa.

Kendalikan Hidupmu!

Nampaknya hari ini kepala gw atau tepatnya otak gw kembali memerankan peran antagonis. Tanpa alasan yang jelas otak gw melontarkan ide -ide yang bisa dikatakan hampir brilliant disaat gw harus tidur. Jadi sekalian sajalah dituangkan kedalam sebuah uraian singkat yang bisa dijadikan refrensi.

Di era informasi yang serba cepat ini bisa dikatakan angka kebahagiaan manusia di bumi ini pasti menurun walaupun tidak begitu besar jumlahnya. Hal ini disebabkan karena terlalu cepatnya informasi tersebar, sehingga seluruh indra dan reseptor yang ada pada diri kita menangkap banyak sekali informasi dalam waktu yang sangat singkat.

Gw dengan mudah mengajak berkenalan dengan orang baru, khususnya kaum hawa, melalui media sosial. Yap! Semua menjadi lebih mudah di era informasi ini. Tidak perlu basa – basi yang ga pasti, cukup straight forward ajak berkenalan. Kemungkinan yang ada hanyalah dia mau dan tidak. Jika mau bagus dan bisa di follow up, jika tidak maka lanjutkan ke target berikutnya.

Dan kenalan – kenalan baru tersebut biasanya memiliki kasta yang berada jauh diatas gw. Contohnya adalah mereka seneng banget makan steak yang menggunakan daging berkualitas tinggi, sedangkan gw dikasih daging rendang / semur aja udah bersyukur. Mereka lebih gampang diajak berkenalan, namun untuk follow up lo harus memiliki hal yang mensupport atau memberikan jaminan bagi mereka bahwa nyawa mereka tidak berada dalam bahaya.

Satu hal yang gw ingat adalah sebelum lo mau disukai orang lain, maka lo harus menyukai diri lo sendiri. Dan salah satu bagian menyukai diri lo sendiri adalah dengan menjaga kesehatan tubuh lo dengan sebaik – baiknya. Salah satu faktor yang cukup major adalah berat badan. Secara batin gw sangat menyukai diri gw sendiri, namun secara fisik hal itu tidak terlihat. Emang dasarnya otak antagonis, maka si otak yang gw punya ini sering memberikan sandi morse kepada badan gw kalau makan enak dan banyak merupakan bagian dari menyukai diri sendiri.

Target gw disini adalah gw mau kenalan – kenalan gw itu paling ngga mau gw ajak jalan keluar, paling ngga hanya sekedar ngopi2 cantik. Nah, biar hal tersebut bisa dilakukan maka gw paling tidak harus memenuhi standart tertentu yang mereka butuhkan.

Sayangnya, untuk melakukan perbaikan tersebut dibutuhkan mood yang sangat besar. Sayangnya lagi mood tersebut ga muncul – muncul.

Boudoir

Boudoir memiliki arti kamar atau ruang rias pribadi seorang wanita. Kata tersebut berasal dari Perancis. Gw akan membahas kata tersebut dari sudut pandang photography. Dengan kata lain Boudoir Photography.

Boudoir

Boudoir bukanlah sebuah konsep yang baru atau murni dari photography itu sendiri. Tetapi, campuran dari beberapa konsep photography seperti glamour, fashion, nude, dan erotic.

Konsep photo ini sendiri biasanya diambil didalam sebuah kamar hotel yang mewah atau studio yang memberikan kesan sensual atau seksi. Kostum yang dikenakan dalam konsep Boudoir sendiri biasanya adalah lingerie atau tidak lengkap, seperti menggunakan kaos saja. Namun, beberapa orang lebih menyukai menggunakan pakaian glamour sehingga menimbulkan kesan yang berbeda dari biasanya. Dan pada kasus khusus bahkan nude. Boudoir lebih mengedepankan nude yang implisit, sehingga menimbulkan effect penasaran bagi siapa saja yang melihatnya.

Di negara – negara barat seperti Amerika konsep seperti ini sudah memiliki pasar yang cukup besar. Namun, wanita – wanita di Indonesia sendiri nampaknya belum tertarik memotret dirinya menggunakan konsep photo seperti ini.

Salah fungsi foto dengan konsep boudoir adalah untuk mengabadikan kencatikan yang dimiliki pada saat itu. Semua orang pasti menyadari kecantikan yang dimilikinya tidaklah abadi. Abadikanlah kecantikan kalian selagi masih bisa.

Fungsi lainnya adalah untuk dijadikan hadiah kepada pasangannya. Pasangan dapat melihat sisi yang berbeda dari diri kalian. Seperti yang sudah gw jelaskan di atas, konsep photo ini meningkatkan kesensualan yang kalian miliki.

Dan yang palingn penting adalah sebagai ajang narsis. Hadiahkan lah diri kalian dengan photo kalian yang sangat cantik!

Dan nampaknya gw akan membuka jasa boudoir photography ini untuk mengisi weekend gw. Jadi bagi kalian yang tertarik silakan hubungi gw melalui email di me@febriantmiradji.com. Karena kalian akan menjadi kelinci percobaan gw :p Maka harga yang gw tawarkan pun sangat terjangkau.

Blog at WordPress.com.